Kolaborasi BTN dan SPS Group Hadirkan Rumah Rp112 Juta

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Sebanyak 8.749 unit rumah tapak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dibangun di Villa Kencana Cikarang, Jalan Raya Pulo Sirih No. 84, Sukajadi, Sukakarya, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. PT Arrayan Bekasi Development yang merupakan bagian usaha dari SPS Group bermitra dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (Bank BTN) mensukseskan pengembangan perumahan dalam rangka Program Sejuta Rumah ini. Melalui kerjasama tersebut, MBR bisa memiliki rumah tapak dengan harga mulai dari Rp112 -141 juta. Sementara uang muka (down payment/DP) hanya sebesar 1% dengan cicilan mulai dari Rp750-900 ribu per bulan, atau dengan bunga cicilan 5% fixed hingga 20 tahun.

Rumah murah yang dibangun di antara beberapa kawasan industri di Cikarang ini dikembangkan di atas lahan seluas 105 hektar. Sebanyak 4.734 unit rumah sudah dibangun dan diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo, di Cikarang, Kamis (4/5/2017) lalu.

[Baca: Presiden: Dulu Saya Ngontrak 9 Tahun Baru Bisa Beli Rumah]

“Semua rumah di Villa Kencana ini dibangun untuk MBR. Dimana dalam pembangunan maupun pembiayaan kredit pemilikan rumah (KPR) kepada konsumen menggunakan fasilitas pembiayaan Bank BTN,” ujar Direktur Utama Bank BTN, Maryono dalam acara tersebut.

Villa Kencana Cikarang merupakan rumah tumbuh yang dibangun dengan ukuran yang sama, yakni tipe 25/60 m2, dan terdiri dari 2 kamar tidur dan 1 kamar mandi. Sebanyak 3.612 unit rumah sudah akad KPR subsidi, sisanya 1.200 unit sedang dalam proses akad.

“Hari ini kami juga lakukan akad kredit sebanyak 300 unit. Selanjutnya akan kami teruskan dalam tempo tujuh hari ini untuk merealisasikan yang tersisa sebanyak 1.200 unit tersebut,” tambah Maryono.

Melalui skema tersebut, lanjut Maryono, pemerintah juga membantu pembiayaan uang muka sebesar Rp4 juta per unit yang sudah termasuk dengan biaya administrasi.

Sementara Managing Director SPS Group, Asmat Amin, mengatakan bahwa untuk mengembangkan Villa Kencana Cikarang tersebut, Bank BTN telah menyalurkan kredit sekitar Rp500 miliar. Pinjaman tersebut diberikan, baik untuk KPR subsidi maupun untuk kredit konstruksi.

“Setelah Villa Kencana, tahun ini juga kami akan mengembangkan tiga proyek lainnya di timur Jakarta dengan total luas lahan mencapai 100.000 hektar. “Di ketiga proyek itu, nantinya kami akan bangun sekitar 10.000 unit rumah sederhana. Sementara target kami tahun ini sebanyak 15.000 unit rumah sederhana,” kata Asmat.

Sejuta Rumah

Bank BTN sebagai integrator Program Sejuta Rumah juga terus mendorong kesuksesan program yang digagas pemerintahan Jokowi tersebut. Dalam laporannya, Maryono mengatakan bahwa sejak diluncurkan pada April 2015 hingga triwulan I 2017, Bank BTN telah berkontribusi sebanyak kurang lebih (total secara akumulasi) sekitar 1,34 juta unit rumah yang tersebar di seluruh Indonesia, atau dengan nilai KPR mencapai sekitar Rp125,91 triliun.

“Angka ini terdiri dari 433.350 unit yang telah menjadi KPR dan 908.032 unit masih dalam proses pembangunan, baik dalam bentuk rusunami maupun rumah tapak,” jelas Maryono.

Adapun penyebaran penyaluran KPR dan kredit konstruksi tersebut yakni ke Pulau Jawa sebanyak 851.2014 unit, Sumatera 235.226 unit, Kalimantan 116.787 unit, Sulawesi 97.672 unit, Bali dan Nusa Tenggara 33.851 unit, dan Papua sebanyak 6.642 unit.

Selain melalui skema KPR subsidi, lanjut Maryono, masyarakat pun dapat memiliki rumah melalui skema kemitraan Bank BTN dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK). Melalui skema tersebut, masyarakat dapat memiliki rumah senilai maksimal Rp500 juta dengan DP 1% dan bunga KPR sebesar 5% fixed hingga 20 tahun. Tidak hanya itu, Bank BTN juga telah meluncurkan program KPR Mikro. Program ini diperuntukan untuk mendukung masyarakat yang berpenghasilan tidak tetap atau masyarakat yang menjalankan usaha mikro. Termasuk juga untuk merenovasi rumah dengan plafon kredit maksimal sebesar Rp75 juta.

“Jadi kredit bagi masyarakat dengan penghasilan Rp1,8 - 2,8 juta dan dengan uang muka sebesar 1%, dengan angsuran yang bisa dibayar harian atau mingguan,” papar Maryono. [Pio]


"Kunjungi pameran properti online di www.propertipedia.asia"

You have no rights to post comments